#PENERAPAN
STANDAR TEKNIK DAN MANAJEMEN DI INDUSTRI#
(STUDI KASUS : ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN
MUTU ISO 9001:2015 DALAM MENUNJANG PEMASARAN DI PT Tritama Bina Karya Malang)
PT Tritama Bina Karya
perusahaan bergerak di bidang penyedia jasa tenaga kerja ke luar negeri. PT
Tritama Bina Karya menerapkan standar mutu ISO 9001:2015 sejak 14 Desember
2016. Hal ini dilakukan sebagai bukti bahwa perusahaan telah berusaha
menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas. Penerapan ISO 9001:2015 berpengaruh
baik internal maupun eksternal perusahaan. Pengaruh internal seperti adanya
standarisasi prosedur kerja dan pengaruh eksternal yaitu meningkatnya persepsi
konsumen terhadap kualitas tenaga kerja dari PT Tritama Bina Karya. Penerapan
standar dan persyaratan dalam ISO 9001:2015 mempengaruhi kegiatan promosi
perusahaan. Keberhasilan kegiatan promosi tersebut akan meningkatkan
kepercayaan dan loyalitas konsumen terhadap PT Tritama Bina Karya.
Namun pada prakteknya perusahaan belum mampu menerapkan
Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dengan baik dan konsisten serta belum bisa
sepenuhnya menerapkan prinsip-prinsip yang tertuang di dalamnya. Hambatan yang
menyebabkan perusahaan belum mampu menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015
adalah sumber daya manusia yang
terbatas, truktur organisasi sudah jelas namun terlalu banyak pekerjaan dalam
satu divisi sehingga fokus karyawan mudah terbagi, tidak ada sosialisasi untuk
pihak eksternal dari perusahaan, kurangnya pengetahuan karyawan mengenai sistem
yang baru, karyawan tidak menjalankan prosedur yang diberikan secara konsisten,
bahkan tidak menjalankan prosedur tersebut sama sekali, pelaksanaan prosedur
belum jelas dan tidak rinci. Penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 di
PT Tritama Bina Karya didukung dengan beberapa faktor, antara lain upaya
peningkatan daya saing dan nilai-nilai perusahaan, perbaikan sistem manajemen
agar lebih terstruktur; sebagai aspek perlindungan tenaga kerja, meyakinkan
mitra usaha bahwa perusahaan telah berupaya memenuhi standar guna memberikan
pelayanan dengan kualitas terbaik.
Meski belum mampu menerapkannya dengan baik dan konsisten, perusahaan
telah berhasil menerapkan tiga prinsip yang terdapat dalam ISO 9001:2015
diantaranya prinsip fokus pelanggan, prinsip improvement (perbaikan), dan
prinsip manajemen hubungan. Penerapan prinsip-prinsip tersebut membantu
perusahaan untuk selalu memahami bagaimana kriteria dan permintaan dari mitra
usahanya yang tidak lain adalah tugas utama dari manajemen pemasaran. Dengan
menganalisis kriteria dan permintaan tersebut, perusahaan mampu membentuk
standar yang tepat yang digunakan sebagai dasar perusahaan untuk menghasilkan
produk yang dapat memberikan kepuasan dan memenuhi ekspektasi pengguna jasanya.
Ketika harapannya dapat dipenuhi, perusahaan tentu akan mendapatkan nilai
tambah dan kepercayaan dari mitranya. Kepercayaan ini sebisa mungkin dijaga
oleh perusahaan dengan selalu melakukan perbaikan-perbaikan manajemennya agar
output yang dihasilkan selalu memenuhi standar.
Jurnal
: https://media.neliti.com/media/publications/208956-analisis-penerapan-sistem-manajemen-mutu.pdf
Comments
Post a Comment